Ilusi Pengaruh Digital
Selama dekade terakhir, banyak korporasi besar terjebak dalam apa yang kami sebut sebagai "perlombaan senjata kesombongan digital". Miliaran rupiah dihabiskan untuk membeli visibilitas buatan melalui akuisisi jumlah pengikut (followers) dan metrik keterlibatan (engagement) tingkat permukaan.
Analisis JRM Media terhadap 50 merek FMCG teratas di Asia Tenggara mengungkapkan realitas yang mengejutkan: tidak ada korelasi statistik yang signifikan antara jumlah pengikut di media sosial dengan pangsa pasar aktual perusahaan tersebut.
Menuju Pengukuran yang Bermakna
Para CMO modern kini beralih ke metrik ekonomi unit. Berapa biaya akuisisi pelanggan (CAC)? Bagaimana tingkat retensi (LTV)? Inilah metrik yang benar-benar diperhitungkan di ruang rapat direksi.
Diskusi & Komentar (1)
Setuju 100%. Vanity metrics hanya membakar anggaran marketing tanpa ROI yang jelas. Artikel yang berani.